Keranjang Anda
0 unit
 
Terlaris
Mix Vegie Mix Vegie
Rp65.000  
Mix Fruity Mix Fruity
Rp65.000  
Mix Vegie Mix Vegie
Rp100.000  
Mix Fruity Mix Fruity
Rp95.000  
Mushroom Kripp (Keripik Jamur) Mushroom Kripp (Keripik Jamur)
Rp70.000  
 

Informasi Seputar Jamur

Jamur telah digunakan selama ribuan tahun, baik sebagai makanan maupun obat herbal. Jamur sering diklasifikasikan sebagai sayuran namun sebenarnya adalah fungi. Terdapat lebih dari 14.000 jenis jamur, dan hanya 3000 jenis yang dapat dimakan, 700 jenis dikenal sebagai obat-obatan,  sedang sisanya kurang dari 1 persen dikenali beracun.

Saat ini jamur digemari karena citarasa dan teksturnya, sebagai bahan tambahan pada masakan sup, salad, sandwich dan lain-lain. Di Amerika Serikat berkembang penggunaan ekstrak jamur untuk bahan nutraceutical dan minuman olah raga (Sport Drinks). Nutraceutical adalah pemberian nutrisi untuk memperbaiki fungsi biologis tubuh sehingga dapat mengobati diri sendiri.

Enam manfaat dari jamur adalah :

1. Turunkan berat badan. Jamur mengandung sekitar 80-90 persen air dengan kandungan kalori rendah. Selain itu, jamur juga mengandung sangat sedikit sodium dan lemak, dan 8-10 persen dari komponen kering jamur adalah serat. Karena itu, makanan satu  ini sangat ideal bagi Anda yang sedang mengikuti program pengontrolan berat badan atau diet untuk mengontrol hipertensi.

2. Sumber kalium. Jamur kaya kalium, mineral yang membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke. Satu jamur portabella ukuran sedang dinyatakan mengandung lebih banyak kalium dibandingkan sebuah pisang atau segelas jus jeruk. Satu takar jamur juga menyediakan 20-40 persen ajuran tembaga harian Anda. Tembaga merupakan mineral yang mengandung komponen pelindung jantung.

3. Lawan radikal bebas. Jamur kaya akan riboflamin, niacin, dan selenium. Selenium merupakan antioksidan yang bekerja dengan vitamin E untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

4. Kurangi risiko kanker prostat. Selain melawan radikal bebas, kandungan selenium dalam jamur juga membantu mencegah kanker prostat. Baltimore study yang mempelajari penuaan menemukan, mereka yang mengonsumsi selenium dengan dosis dua kali lipat dari anjuran harian berisiko 65 persen lebih rendah mengalami kanker prostat. Laki-laki dengan kadar selenium terendah berisiko empat hingga lima kali lebih besar mengalami kanker prostat dibandingkan mereka yang memiliki kadar selenium  tertinggi dalam darah.

5. Cegah kanker payudara. Jamur kancing mengandung komponen yang berfungsi menghambat aktivitas aromatase (enzim yang terlibat dalam produksi estrogen) dan 5-alpha-reductase (enzim yang berfungsi mengubah testosteron menjadi DHT). Temuan terbaru menunjukkan bahwa jamur kancing bisa mengurangi risiko kanker payudara Dan kanker prostat. Ekstrak jamur kancing mengurangi perbanyakan sel dan memperkecil ukuran tumor. Efek kemoterapi ini bisa dilihat dengan asupan sekitar 100 gram  jamur per Hari.

6. Atasi flu. Di China dan Jepang, jamur shiitake telah digunakan selama berabad-abad untuk mengatasi demam dan flu. Lentinan, yang diisolasi dari batang jamur shiitake, dinyatakan menstimulasi sistem kekebalan tubuh, membantu melawan infeksi, dan menunjukkan aktivitas antitumor.